Hikari Hospital
Tidak banyak yang saya harapkan kecuali rahmat Allah swt untuk melahirkan anak kedua kami. diagnosa dokter seputar kelainan ABS (amniotic band syndrome) sudah cukup membuat hati bergetar. Tiga kali keguguran sudah membuat istri trauma, apalagi kalau diagnosa dokter ini betul. Tapi memang Allah swt membuatnya menjadi happy ending buat kami. Aina lahir selamat, tidak ada satu anggota tubuhnya pun yang cacat. Alhamdulillah.
Empat tahun sebelumnya pun Allah swt memberikan rahmat yang luar biasa dengan menitipkan Aan kepada kami lewat kehamilan yang tergolong mudah di jepang setelah mengalami dua kali keguguran. hambatan bahasa menjadi tidak berarti ketika layanan dokter di sana begitu memuaskan. di sebuah klinik kecil di saijo, dokternya perempuan, servisnya luar biasa dibanding di Indonesia, rahmat Allah swt tadi terasa sangat istimewa. barangkali itulah pesan yang saya tangkap untuk direalisasikan di Indonesia.
Insya Allah, suatu saat nanti, entah aina atau aan atau melalui orang lain, akan kami dirikan Hikari Hospital yang dapat menolong orang-orang yang bermasalah dengan kandungannya. bukan hanya spesialisasinya yang menonjol, tapi juga layanan hospital ini begitu baik sehingga atmosfir yang kami rasakan dulu dapat dirasakan juga oleh pelanggannya. Hikari, cahaya bagi kelahiran manusia.




