ITB Automatic Gate?

Sudah lewat 3 bulan stiker masuk kampus ITB belum jadi-jadi. Katanya stiker tidak akan digunakan lagi, tapi diganti dengan sistem card yang kalau dibaca oleh readernya maka gatenya akan terbuka sendiri. Wow mulai canggih juga kampus ini. Tapi ya itu, sudah lewat 3 bulan belum ada perubahan.

Dari sisi teknologi, rasanya pekerjaan ini tidak terlalu sulit untuk ITB. Bahkan mungkin mahasiswa saja ada yang bisa mengerjakannya. Jadi mestinya ada yang salah dalam hal ini. Sebagai orang luar saya hanya dapat mereka-reka tampaknya manajemen proyek ini agak kedodoran. Entah karena biaya, ketersediaan resource atau karena hal lain. Apapun alasannya ada satu fenomena yang tampak: pada penerapan beberapa proyek sejenis sebagai buah kebijakan ITB mengenai lingkungan kampus sepertinya terjadi mis-management. Batas laju kecepatan cenderung hanya menjadi slogan, tidak ada enforcement yang tegas. Kebijakan jalur lalu lintas weekend yang pernah diberlakukan, satu atau dua minggu yang lalu ternyata kembali lagi seperti praktek sebelumnya. Karena kapasitas parkir terbatas mobil yang masuk dibatasi, tapi mudah sekali ditemui mahasiswa membawa mobil dalam kampus. Artinya peraturan masih dibuat hanya demi peraturan, belum sampai pada perbaikan terhadap sistem.

Kembali pada persoalan stiker, tahun lalu pun kalau tidak salah, stiker tidak selesai dalam 1 bulan. Tampaknya ada yang tidak jalan di kampus ini. Gosip lebih mudah berkembang ketimbang kemajuan/perbaikan di sana sini. Sepertinya benar apa kata Deming, 80% masalah itu datang dari manajemen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: