Mahasiswa IPDN juga manusia…

Belum lama saya menulis curhat tentang kenyataan bahwa ternyata banyak orang susah untuk belajar. Berita tentang kasus mahasiswa IPDN kemarin ini benar-benar menjadi bukti betapa manusia itu sering tidak belajar. Akibatnya jelas hidup tanpa arah karena kebodohannya. Bahkan kematian bukan suatu yang mustahil sebagai akibat kebodohan tersebut. Artinya tindakan bodoh tidak hanya merugikan diri sendiri tapi juga orang lain, mungkin juga masyarakat luas.

Pada saat kejadian serupa beberapa waktu lalu, begitu banyak komentar, opini, analisis disampaikan kepada lembaga pendidikan yang seharusnya terhormat ini. Tetapi tampaknya sistem yang terbentuk sudah demikian mengakar sehingga sulit untuk diubah seperti halnya korupsi di negara kita ini. Pimpinan sekolah sepertinya sudah kebal dengan berbagai saran perbaikan. Pemerintah tidak cukup punya keberanian untuk bertindak. Mahasiswa terlalu takut untuk melawan kebatilan. Semua bagai kerbau dicocok hidung menjalankan apa yang sudah menjadi rutinitas. Tidak ada lagi kreativitas dalam melakukan pembinaan mahasiswa. Sepertinya power memang sedang ditanamkan pada seluruh mahasiswa bahwa begitulah sistemnya.

A ha, saya jadi paham mengapa sebagian orang yang entah lulusan IPDN atau bukan, tabiat kepemimpinannya serupa dengan lakon kisah IPDN ini. Segala aji mumpung dimanfaatkan. Tidak peduli akibatnya pada orang lain.

Ingat syair sebuah lagu yang bisa diplesetkan: ”mahasiswa IPDN” juga manusia… Tidak seharusnya senior, pihak sekolah, pemerintah memperlakukan mereka seperti ini. Di lain pihak, karena mahasiswa IPDN juga manusia maka seharusnyalah menggunakan kapasitas kemanusiaannya. Jika berhuznushon soal rekrutmennya, mereka adalah mahasiswa yang terpilih dari sekian banyak calon. Oleh karena itu sangat pantas mereka menunjukkan kemahasiswaannya, tidak seperti manusia yang tak berdaya seperti keledai atau kerbau dalam pepatah kita.

One Response to Mahasiswa IPDN juga manusia…

  1. Adhitya Nugraha says:

    Mengapa,mengapa, dan mengapa?
    IPDN suatu alat untuk mencetak seorng pamong bukan seorang pecundang, bukan orang munafik, dan bukan seorang rascal.

    BAgi Oknom2x IPDN saya berharap membuka mata kalian semua…,
    Indonesia masih terinjak2x
    darikalian kami berharap
    agar indonesia bangkit dari tidur panjang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: