Belajar mengapresiasi dari anak

Hari ahad kemarin saya bahagia sekali karena banyak hal yang terjadi di rumah saya. Selama berinteraksi dengan keluarga kemarin ada beberapa hal yang membuat saya takjub. Namun dalam catatan kali ini satu saja yang ingin saya sampaikan yaitu yang paling menggugah kesadaran saya.

Setiap hari Aan tidak pernah melewatkan kesenangannya dengan menggambar. Entah berapa lembar kertas dihabiskannya untuk menuangkan apa yang ada di pikirannya. Berbagai macam gambar robot, begitu aan menyebutnya, digambarkannya di kertas A4 putih kesukaannya. Mungkin 1 rim habis digambarnya dalam seminggu. Soal yang ini masih boros memang. Aan belum mau menggambar di belakang kertas yang sudah ada gambar sebelumnya. Saya sudah mencoba menjelaskan tapi dia belum paham tampaknya soal berhemat kertas.

Di setiap gambarnya Aan tidak lupa menuliskan nama robot heronya. Entah itu spiderman, batman, power ranger, kamen rider, fantastic four, atau justice league. Orang yang tidak tau pasti mengira aan sudah bisa menulis dan membaca. Padahal apa yang dia tulis dengan benar itu hanya meniru saja dari apa yang dia lihat. Baru kemarin sore Aan mau membaca gabungan huruf seperti be-ca, ca-be, co-ba. sebelumnya dia hanya mau membaca suku kata dari hurus yang sama seperti ba-bu, ba-ba, ci-ca, da-du dsb. Tidak lupa Aan menunjukkannya pada ayah dan ibunya apa yang baru digambarnya.

Seminggu terakhir aan juga suka bermain balok kayu yang sudah diberi warna. Dari berbagai macam bentuk kayu : segitiga, bundar, kubus, balok, Aan menyusun bermacam barang yang dia pikirkan. Kadang pesawat, rumah, ataupun seperangkat rumah, jalan, gedung dan ATM!. ya dia menyebutnya ini ATM BNI, ini ATM BCA karena tulisan ATM dan nama-nama bank paling mudah dibaca, cukup dengan menyebutkan hurufnya. Seperti halnya kalau sudah menggambar, selesai menyusun balok-balok kayu itu Aan menunjukkan karyanya kepada ayah dan ibunya, serta diakhiri pertanyaan “ayah/ibu bisa nggak buat gini?”

Biasanya kalau sudah ditanya begitu, saya cuma menjawab “wah susah banget, ayah nggak bisa buat gitu”. pertama karena saya tahu kalau saya jawab bisa, maka dia akan minta saya membuatkannya untuk dibandingkan, padahal badan kadang suka capek. kedua maksudnya biar dia bangga akan karyanya. Nah, kemarin ini setelah membuat sesuatu (saya lupa apakah menggambar atau menyusun balok) dia bertanya hal sama kepada ibunya. Istri saya pun menjawab hal yang sama seperti saya, “wah ibu nggak bisa”.

Mendengar jawaban ibunya yang mungkin terdengar seperti sedih karena nggak bisa membuat seperti halnya dia, Aan berkomentar: ” nggak apa bu, ibu tetap hebat. Ibu nggak bisa gambar, tapi ibu kan bisa origami”.  Kontak kami saling berpandangan karena tak menyangka dari mulut anak 4 tahun keluar kalimat yang begitu menyenangkan, menyemangati orang lain. Saya sendiri merasa tidak banyak orang dewasa yang bisa menghargai karya orang lain. Dan sorenya dia mengulangi perbuatannya. saat ditawari makan malam dia menjawab nggak mau. Tapi sewaktu ibunya menghidangkan nasi goreng yang dicetak berbentuk mangkok terbalik, dia berkata “ibu hebat, masak nasi spesial buat aan. aan mau makan ah”.

Saya senang sekali melihat Aan mengapresiasi ibunya. Sekaligus hal ini mengingatkan saya jangan sampai tidak menghargai orang lain yang sudah bersusah payah berkarya. semoga saja ini menjadi ingatan ingatan buat saya kapan pun. arigatou an.

2 Responses to Belajar mengapresiasi dari anak

  1. Beny says:

    Assalamu’alaikum,

    Saya baru2x ini aja nih nemuin websitenya pa Mursyid. Ternyata memang asyik banget buat dibaca. Banyak pelajaran yang bisa direnungkan. Kayaknya cocok buat para mahasiswanya pa Mursyid utk baca2x blog ini…

    Mudah2x an kita bisa ketemuan lagi nih.. Kapan ya?

    wassalam,

  2. mursyid says:

    Wa’alaikumsalam wr wb

    apa kabar? ini belajar nulis ben.
    ya kapan bisa ketemu, main lah ke bandung.
    Salam buat keluarga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: