Makanan halal: apakah cuma sekedar Label?

Beberapa waktu yang lalu saya diajak makan oleh seorang dosen, praktisi di salah satu BUMN terkemuka di Indonesia. Kami makan di salah satu restoran thailand di ciwalk bandung. Saya yang jarang makan di luar kecuali diajak rekan atau kantor🙂 agak sedikit aneh dengan pilihan tersebut. Setelah cari informasi lebih banyak, ternyata beliau memilih restoran tersebut karena sepengetahuannya hanya restoran tersebut yang memiliki label halal dari MUI diantara restoran yang menyediakan pola masak sendiri. WAH?!?!?

Dalam waktu yang belum lama juga saya dan istri tersadar bahwa tidak banyak makanan konsumsi sehari-hari yang dijual bebas – terutama makanan ringan – memiliki label halal. Hal ini dipicu saat kami mengajarkan Aan tentang label halal di bungkus makanan ringan yang suka dibelinya. Aan sudah paham arti label halal, bahkan dia tahu mana label halal yang sekedar ditulis dengan bahasa arab itu atau label halal yang dikeluarkan MUI. Sejak dia tahu, setiap membeli makanan justru aan yang bertanya ada label halalnya nggak? dalam proses itulah kami mengamati bahwa ternyata tidak banyak produsen yang memiliki label halal terutama label MUI. mengapa MUI? karena untuk mencap tulisan halal rasanya tidak terlalu sulit.

Informasi lain yang saya terima dari sebuah diskusi di radio MQ tentang kehalalan obat di Indonesia menyatakan bahwa sedikit sekali (persisnya lupa tapi rasanya di bawah 5%) obat kapsul yang sudah disertifikasi halal. Bahan yang umum digunakan untuk membuat pembungkus kapsul itu ternyata ada unsur babinya. Perlu dicek juga ini, tapi tidak aneh kalau dikaitkan dengan pengamatan saya di atas. hmmm???

Dulu kami menganggap di Indonesia ini pasti jauh lebih mudah menemukan makanan halal dibanding waktu di jepang dulu. tetapi melihat kondisi seperti ini kami jadi agak khawatir. jangan-jangan sikap kita (atau kami) yang percaya bahwa sebagian besar masyarakat indonesia yang muslim akan otomatis menyediakan makanan yang halal adalah terlalu berlebihan?

Tampaknya persoalan ini bukan hal yang sederhana mengingat begitu banyaknya pihak yang terlibat dalam proses produksi sebuah produk makanan. Belum lagi aspek bisnis yang tidak jarang membuat orang melakukan berbagai macam cara untuk meraih keuntungan. Kalau sudah soal ini maka kita hanya berharap moral atau etika produsen sajalah yang bisa menyatakan secara tegas kehalalan produknya. Tetapi ada kemungkinan lain yang perlu diperhatikan. Pihak yang memiliki otoritas pun kurang memberikan citra yang tegas tentang betapa pentingnya sertifikasi ini. Alih-alih menyelamatkan masyarakat dari dosa dengan mempermudah proses sertifikasi, boleh jadi sertifikasi ini menjadi ajang bisnis di antara oknum-oknum. Pada akhirnya produsen menjadi malas/apatis terhadap upaya sertifikasi produk makanan dan minuman. na’udzubillahi min dzalika.

Bersyukur kesadaran masyarakat mengenai hal ini mulai marak. terbukti dari adanya mlist makanan halal ataupun kupasan media televisi secara reguler. Yang jelas bagi saya asumsi bahwa makanan atau minuman di Indonesia kemungkinan besar halal tidak bisa lagi dipegang. so tinggal kita mau tidak mengeluarkan sedikit ekstra upaya untuk mencari label halal ataupun membaca kandungan pada setiap barang yang kita konsumsi.

3 Responses to Makanan halal: apakah cuma sekedar Label?

  1. abin says:

    saya berharap tetap terjaga

  2. nuramaya says:

    Yah… terkait dengan halal ini memang seharusnya sangat kita perhatikan. Tidak semua umat muslim tahu tentang halal dan haram ini. Klo AA Gym punya semboyan 3M, maka saya lewat blog sy juga menggunakan 1M untuk kampanye halal, “memulai dengan yang halal…”. Silahkan berkunjung di blog saya.. http://www.nuramaya.wordpress.com

  3. Mursyid Hasanbasri says:

    Insya Allah pak Abin, begitu juga dengan upaya mbak maya, Insya Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: