Standar proses dan akreditasi

Kemarin saya terlibat lagi dalam diskusi bagaimana menjadikan EQUIS (salah satu akreditasi international untuk sekolah bisnis berbasis di Eropa) sebagai referensi dalam membuat rencana strategis. Ada cukup banyak hal yang menarik dari diskusi tersebut. Beberapa point yang bisa saya sebut sementara ini:

  1. Memiliki akreditasi bagi sebuah sekolah merupakan hal yang sangat positif (kalau tidak mau disebut wajib). Mungkin sebagian orang hanya mencibir kalau mendengar kata akreditasi. Wajar karena di Indonesia label jauh lebih penting dari isi. Tidak heran jika banyak sekolah hanya sekedar mencari label itu semata. Akreditasi seharusnya dilihat lebih jernih. Satu yang paling pokok adalah akreditasi memberikan informasi bahwa sebuah sekolah sudah mencapai standar tertentu. Tentu saja di era global ini akreditasi nasional saja tidak cukup, makanya kita perlu melihat peluang untuk meraih akreditasi internasional. Jika memang demikian maka persoalan akreditasi merupakan persoalan strategis, yang akan menjadi arah pengembangan sekolah di masa depan.
  2. Kalau kita melihat standar akreditasi nasional tampaknya output masih menjadi point penting. Tidak salah memang, tetapi seringkali jika berbicara soal output tanpa melihat proses maka banyak hal yang tidak terungkap ke permukaan. Berkaca dari pengalaman memelototi sebagian kecil dari standar EQUIS, tampak jelas bahwa disamping kita perlu melihat indikator-indikator yang jelas tampak dari output juga perlu melihat proses dalam meraih output-output tersebut. Banyak sekali kita diminta untuk men-describe proses yang sudah/belum kita perlukan untuk capaian tertentu.
  3. Kalau standar EQUIS hanya menyebutkan komponen-komponen standar dan kriteria, ada hal lain yang kita perlukan yaitu penempatan komponen-komponen tersebut pada rangkaian proses pendidikan secara keseluruhan. Tanpa rangkaian proses ini maka komponen-komponen tersebut akan menjadi indikator parsial. Proses bisnis dalam hal ini menjadi batang tubuh tempat melekat komponen-komponen tersebut.

Rasanya ini yang bisa saya tuliskan dulu.

One Response to Standar proses dan akreditasi

  1. fahry says:

    ditunggu sambunagnnya ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: