Gurauan di tengah wisuda

Sabtu lalu adalah kali kedua saya mengikuti sidang terbuka ITB saat wisuda Juli 2008 kemarin. Satu dari sekian banyak yang menarik perhatian saya adalah saat Wakil Rektor membacakan kesan-kesan lulusan yang mendapat predikat cum laude.  Dari dua kali pengalaman ini, selalu ada komentar tentang fasilitas umum di ITB, seperti toilet dan internet. Setiap komentar ini disampaikan, para hadirin tertawa. Entah apa artinya…

Saya mencoba mengira-ngira apa ya maksudnya? beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

– Komentar mengenai kurang baiknya fasilitas di ITB dianggap sebagai sindiran untuk ITB. Hare gene masih tidak bisa menyediakan toilet yang bersih dan nyaman. Masalahnya karena sudah 2 kali (dan mungkin setiap wisuda? saya harap tidak) sepertinya hal ini tidak menjadi perhatian. Bolehlah kalau berdalih bahwa yang disoroti setiap wisuda itu berganti-ganti (saya kurang memperhatikan soal ini), tapi seharusnya setiap sindiran buat ITB adalah buat semua prodi, bukan prodi yang disebutkan saja.

– Tertawaan itu bisa juga berarti menertawakan diri sendiri betapa konyolnya kita karena setiap wisuda selalu diingatkan oleh mahasiswa.

– Tertawaan itu bisa juga berarti pelampiasan frustasi kita karena tidak bisa berbuat lebih baik sehingga ya sudahlah, daripada menangis mungkin lebih baik tertawa.

– mungkin bisa ditambahkan interpretasi yang lain…

pendek kata, sudah tidak berdayakah kita untuk meminimalkan kelemahan seperti ini? mudah-mudahan tidak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: