Istirahat di Surga

Kalau tidak salah 2 hari yang lalu saya mendengar dialog pagi tentang istirahat di surga antara mbak Ratih Sang dan Ustad Subki. Baru mendengar judulnya saja saya sudah merasa ada yang menggetarkan hati. Dan benarlah ketika dibahas bahwa istirahat yang sebenarnya itu adalah di surga nanti. Bukan sekarang, bukan di dunia ini…

Saya seolah disindir bahwa belum apa-apa sudah merasa capek, perlu istirahat. Padahal boleh jadi jika dipandang pada kehidupan akhirat belum ada usaha yang benar-benar serius untuk mempersiapkan bekal nanti. setiap hari  urusan dunia yang dikerjakan. Memang hakikatnya tidak perlu dibedakan mana aktivitas dunia mana akhirat. Tapi seringkali rutinitas membuat kita melupakan aspek akhiratnya sehingga yang tinggal hanya dunia. Itupun kadang tak tergenggam di tangan.

sungguh rugi kalau akhirnya segala upaya diarahkan tidak untuk akhirat. dikisahkan pada dialog itu ada ulama yang hanya istirahat ketika dalam perjalanan. Subhanallahu, kalau ternyata saya masih mengangankan istirahat di rumah setiap sabtu minggu. semoga catatan hari ini bisa menggugah semangat untuk terus berkarya lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: