Saatnya berubah

Makin hari makin sering saja terjadi keterlambatan penyelesaian urusan keuangan. Tadinya saya mencoba memahami kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh orang-orang keuangan baik di level fakultas maupun universitas. Banyak prosedur yang harus ditempuh dan pihak yang terlibat untuk mengubah request sampai cairnya dana. Tetapi dengan persoalan yang sama berulang-ulang, munculnya ketentuan baru yang makin menghambat proses keuangan, saya merasa ada yang tidak beres dengan ini semua. apa ya???

Saya awam soal keuangan, tapi saya masih punya logika untuk memahami proses keuangan. Birokrasi dibuat untuk membantu sistem agar lebih baik, transparan, auditable dan barangkali untuk mendapatkan manfaat lain.  Tapi ketika birokrasi sudah menghambat pekerjaan, maka rasanya sudah saatnya meninjau ulang keberadaan birokrasi ini. Sebaik apa pun sistem seharusnya tidak menutup diri dari perbaikan. There is no the best way, but there are always a better way. Ini prisnsip yang saya terima waktu kuliah dulu.

Sayang saya (dan juga banyak orang lain)  tidak punya akses pada mekanisme ini. seringkali saat kita ingin mengetahui lebih jauh, kita dicurigai sebagai orang yang akan mencari kesalahan orang lain sehingga tidak diberi akses pada sistem. usul pada sistem ditolak, usul lewat media lain dianggap provokator, jadi lewat mana sebuah perbaikan dapat disampaikan? yang merasakan dampak langsung dari berbagai keterlambatan adalah kita-kita yang di front desk.

Kapan ya kita bisa ngobrol cari solusi???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: