Ben 10, Anak dan Saya

Alhamdulillah, kemarin sore saya mendapat pelajaran berharga dari Ben 10. Lho kok bisa? kalau kita lihat di cartoon network, rasanya film kartun anak yang satu ini cukup sering diputar. nah Aan adalah penggemar setianya. atribut yang dia pake hampir semua terkait Ben 10. mulai dari baju, tas, kotak pensil, jam, yoyo, buku, mainan, semua berlabel Ben 10. Sampai-sampai kesukaanya dulu Tomika tersingkirkan. Di kamarnya banyak tertempel gambarnya mengenai Ben 10.

Singkat cerita ketika azan magrib kemarin sore, saya mengajaknya shalat. sekali dipanggil dia diam. dua kali dipanggil masih diam, sampai akhirnya saya mengeraskan suara untuk mengajaknya shalat. yang membuatnya tidak beranjak dari tempat duduknya adalah Ben 10 tadi. Karena sudah dipanggil berkali-kali, saya sempat berkata, “kalau dipanggil ayah itu, segera ke sini”.

Sontak saya  pun sadar bahwa setiap hari 5 kali kita dipanggil Allah untuk shalat. tapi betapa sering juga kita asyik dengan pekerjaan kita sembari mengabaikan azan yang terus memanggil. Bahkan bisa sampai menjelang magrib kita baru shalat ashar. Astaghfirullah.

Ben 10 hanyalah contoh satu jenis dari dunia yang bisa melupakan kita pada akhirat. ada banyak pemikat dunia lainnya yang setiap saat bisa melalaikan kita. ok Ben 10, kali ini saya appreciate keberadaan kartun ini. tapi itu tidak berarti Aan jadi boleh nonton Ben 10 tanpa batas waktu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: