CRT – current reality tree

Sebenarnya konsep tentang crt bisa diperoleh dengan mudah lewat googling. Biasanya pembahasannya terkait dengan TOC (Theory of constraint). tapi saya coba tuliskan di sini agar lebih cepat dibacanya (semoga juga lebih mudah).

CRT pada dasarnya tool untuk mencari akar masalah seperti halnya fishbone diagram. Bedanya crt digambarkan dari atas ke bawah.pada top diagram terdapat gejala masalah. pertanyaan why-why dapat kita angkat untuk mendapatkan apa penyebabnya. penyebabnya diletakkan di bawahnya dengan arah panah menuju akibat (dalam hal ini gejala masalah). hal ini terus dilakukan sehingga kita tidak dapat lagi menemukan jawaban terhadap why. jadi di sini tidak ada pengelompokan masalah seperti 4m/5m dalam fishbone. semuanya dibiarkan bebas agar keterkaitannya dapat dilihat dengan jelas.

pada prinsipnya sebab yang paling akhir di setiap ujung diagram akan menjadi akar masalah yang harus dicari solusinya. mungkin saja CRT berujung pada 1 akar masalah, mungkin juga banyak. Jika yang belakangan terjadi, dalam terminologinya ada yang dikenal dengan core problem, yaitu akar yang menyebabkan dampak terbesar ~ 80%. walau angka ini bisa diperdebatkan, kalau bercermin dari konsep pareto, maka kita tidak perlu ragu menggunakannya.

dalam prakteknya, diagram yang digunakan mirip dengan fault tree analysis. sepertinya visio belum memiliki template untuk menggambarkan crt, kecuali fault tree tersebut. setiap node dalam cabang masalah ini dikenal dengan UDE – undesireable effect. solusi atau injection (meminjam istilah pengobatan) pada akar dapat juga disertai injection pada UDE karena boleh jadi ada prasyarat agar hasilnya lebih optimal.

Biasanya crt digunakan untuk menggambarkan kondisi saat ini (as-is). oleh karenanya dengan crt kita dapat mengetahui penyakit yang kita derita saat ini. kalau ingin membangun kondisi yang seharusnya (to-be or should be) maka crt dimodifikasi dengan memberikan injection di bagian tertentu plus wording-nya diubah sesuai dengan kondisi yang dituju (kalimat positif). diagram baru ini disebut FRT (future reality tree).

5 Responses to CRT – current reality tree

  1. 1ngo says:

    Hallo Pak, baru sekali ini dengar mengenai FRT, lalu googling di internet untuk lihat detailnya. Tools yang bagus untuk mencoba mempresentasikan impact dari proposed solution ke superior/manajemen. Thanks..

  2. Mursyid Hasanbasri says:

    betul, kalau menggunakannya betul, maka semua injeksi (solusi) yang diberikan harus memberikan dampak perbaikan pada sistem. masih bisa direvisi projek akhirnya?😉

    • 1ngo says:

      Kalau masih bisa, akan saya tambahkan, Pak. Draft sudah saya kasih ke Admin, kira2 bisa saya tambahkan ketika sidang?🙂

  3. Mursyid Hasanbasri says:

    saya cuma bergurau, tapi kalo bisa kenapa nggak? asal jangan membuat flow tulisan jadi kacau. goodluck

  4. 1ngo says:

    Ok Pak, akan saya coba pahami lagi, terutama alur pikirnya, setidaknya bisa memperdalam argumen ketika sidang nanti. Makasih banyak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: