CRV yang nggak keren

Pagi ini darah sempat panas gara-gara mobil CRV keren yang ngga keren seperti judul curhat hari ini. Seperti biasa saya berangkat pagi mengantar aan dulu, baru kemudian ke kampus. karena jalan garuda selalu macet di daerah statiun andir dan biasanya juga di pajajaran dekat istana plaza, saya selalu mengambil jalur ciroyom dan kebon jati. Nah tadi pagi ketika di persimpangan kebon jati dan gardu jati, saya ingin belok kiri ke pasir kaliki, karena lampu merah, ya saya berhenti… di sini mulai panas nih😉

ketika menunggu lampu hijau, ada mobil CRV di belakang. awalnya pengendaranya klakson sekali-sekali, saya cuekin aja. eh makin lama, makin sering dan lama. saya sendiri tetap diam dan lampu sen ke kiri tetap menyala. kemudian mulai tambah mobil di belakangnya, ikutan membunyikan klakson, jadi rame juga. Tadinya mau saya cuekin terus, tapi sudah mulai ribut tuh klakson. saya buka jendela mobil, saya tidak keliatan tuh pengendara mobil CRV-nya. saya bilang ke motor di belakang saya untuk mengatakan ke pengendara mobil yang seharusnya lumayan punya otak kalo sudah bawa CRV (yang sayangnya ternyata tidak), bahwa aturannya tanpa rambu yang membolehkan, belok kiri tidak langsung seperti dulu (pasal 112 UU LL yang baru).

Pengen juga turun, tapi pikir2 entar aan terlambat kalo sampe berantem (insya Allah kalo yang beginian saya berani berantem🙂 ). jadinya saya belok juga tapi dengan perlahan. mobil itu pun ikut. saya berjalan dengan santai sengaja ingin lihat orangnya. ternyata tidak kunjung melaju mobilnya. saya buka jendela untuk memberitahu pengendara yang ngga ngerti aturan ini. eh tetap lambat, padahal jalan lumayan sepi. saya pikir kalau dia mau buru-buru, pasti akan ngebut, ternyata ngga tuh. saya terus jalan perlahan sampai persimpangan pajajaran dan pasir kaliki, tidak disalip juga. akhirnya ketika belok kanan ke arah pajajaran, saya sengaja melihat keluar jendela ke ybs untuk menunjukkan ketidaksenangan saya terhadap perilakunya. ternyata sampai saya berbelok ke cihampelas tetap ybs tidak berani nyalip.

semoga saja itu artinya ybs menyadari bahwa dia salah. yang pasti gejala semacam ini sudah sangat parah di bandung setidaknya. semua orang sudah merasa berhak melakukan apa yang diinginkannya. Astaghfirullah… di jalan suci, mulai dari perempatan pahlawan hingga perempatan cikutra, hampir 3/4 jalan dikuasai pengendara motor atau mobil yang datang dari arah cicaheum. saya sengaja jalan di jalur kanan persis di sebelah garis penuh dobel menantang motor yang mengambil jalur itu secara sembarangan. lampu dim saya nyalakan dan jalan terus berhadapan dengan mereka, ternyata minggir juga tuh. hmmm, kapan ya warga bisa taat aturan…

pasal 112

2 Responses to CRV yang nggak keren

  1. didot says:

    hmmm dijalanan di indonesia ini kenalnya hukum rimba pak.

    kalo naik motor terus kita mau sok bener (baca : lampu merah belum hijau motor udah pada jalan ) yang ada kita dimarahin dan diteriakin sama orang2 di belakang kita,ada yg ngatain begolah,gobloglah ,dan lain sebagainya…

    siapa yg salah ya pak? mau bener jadi salah juga.. apakah ini yg namanya kerusakan moral? wallahualam

    banyak sabar aja pak kalo dijalan ya

    salam😀

  2. Mursyid Hasanbasri says:

    betul mas, tapi nggak papalah dibilang bego dalam kasus ini. katanya seperti agama islam, datang sebagai sesuatu yang asing, nanti pun akan asing juga. justru aneh orang yang sesuai dengan ajaran islam.
    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: